Sabtu, 29 Mei 2010

Pemanfaatan Barang Bekas

Sebenarnya penggunaan alat peraga dalam pengajaran matematika bukan suatu hal yang baru. Ada beberapa alat peraga yang sudah digunakan oleh guru-guru di sekolah, misalnya beberapa bangun ruang, kerangka bangun ruang, papan berpetak, dan papan berpaku. Namun, yang menarik di sini adalah dia menggunakan bahan "sampah" untuk menciptakan alat-alat peraga tersebut. "Sampah" yang digunakan untuk membuat alat-alat peraga adalah kardus-kardus bekas kemasan, kawat jemuran yang sudah tidak terpakai, sedotan, magnet, dan lain-lain. Selain itu, dia menamai alat-alat peraga tersebut dengan nama yang menarik, misalnya, Balimas, Papan Romantika, Molimama, Klinometer, Tripot Kerangka Bangun Ruang, dan lain-lain.
Balimas (balok limas) merupakan balok yang bisa dibongkar menjadi tiga buah limas. Balimas ini menunjukkan bahwa volume limas sama dengan sepertiga volume balok, bentuk bangun ruang yang unik, sudut dua bidang, dan lain-lain. Balimas ini dapat dibuat hanya dengan menggunakan kardus bekas dan selotip.
Tripot Kerangka Bangun Ruang merupakan alat peraga yang terbuat dari kawat yang dibentuk menjadi sudut dengan tiga buah lengan di mana setiap lengannya dililit dengan menggunakan selotip sehingga sedotan dapat ditancapkan pada tripot kerangka bangun ruang tersebut. Tripot kerangka bangun ruang ini akan menjadi sudut dari sebuah balok, sehingga untuk membentuk sebuah kerangka balok diperlukan delapan buah tripot kerangka bangun ruang dan sedotan yang akan menghubungkan antartripot kerangka bangun ruang tersebut.
Molimama (Motor listrik matematika) merupakan motor listrik yang kumparannya berbentuk segitiga, persegi, persegi panjang, lingkaran, elips, bahkan bentuk yang tidak beraturan. Molimama akan menunjukkan berbagai bentuk benda putar dan irisan dari benda putar tersebut. Di sini akan terlihat bahwa bentuk bidang datar yang berbeda akan menghasilkan bentuk bidang putar yang berbeda juga.
Papan romatika (Papan Feromagnetik Matematika) merupakan papan yang multifungsi karena dapat difungsikan sebagai papan tulis, papan berpetak, papan berpaku, dan papan flanel. Papan romatika ini bisa digunakan di kedua sisinya, sisi satunya sebagai papan tulis sedangkan sisi lainnya sebagai papan berpetak. Hanya dengan menggunakan jarum pentul, papan berpetak tersebut bisa berubah fungsi menjadi papan berpaku. Selain itu, sesuai dengan namanya papan feromagnetik matematika, papan ini mengandung magnet sehingga bangun ruang yang dibuat dengan menggunakan tripot kerangka bangun ruang dapat ditempel di atas papan berpetak.

Pemanfaatan Kardus untuk membuat jaring-jaring Kubus dan balok
Alat dan Bahan
  • Kardus Bekas seperti :
  • kardus indomie, dan sebagainya
  • Gunting
  • Kawat pengikat

Langkah-langkah

  • Kardus dipotong sesuai dengan sisi-sisi bangun ruang yang akan dibuat jaring-jaringnya
  • Kemudian dilobangkan pinggir-pinggrir setiap potongan kardus
  • Sediakan potongan kawat-kawat pengikat yang kecil
  • Bentuk jaring-jaring bangun ruang dengan cara mengikat pinggir-pinggir sisi yang telah dilobangkan dengan menggunakan kawat pengikat

Apabila kita ingin membentuk jaring-jaring yang baru dari bangun ruang yang sama kita bisa membuka kaawat pengikat pada jaring-jaaring yang telah kita buat untuk membuat jaring-jaring baru dari bangun ruang yang sama.











1 komentar:

Melly Andriani mengatakan...

kamal, blogmu bagus tampilannya dan rapi penataanya. oke tugasnya dah lengkap ya...

Poskan Komentar